autogebet's blog

Memahami Psikologi Pasar dengan Garis Kuning

Saat itu tanggal 20 Februari 2019, kisah ini adalah BREAKING NEWS! Dipicu oleh pertanyaan dari pemerhati JPFA, jadi terungkap fakta yang sungguh2 shocking! JPFA menjadi case yang sangat menarik, mengkonfirmasi bahwa garis kuning yang anjlok harus dijauhi, walaupun saat anjlok harga sedang naik tinggi. Ini adalah case yang sangat baik untuk menjelaskan psikologi pasar suatu saham. Read ON!

Partisipasi Dana Asing sebagai Penentu Pergerakan Harga

Dalam metode gebetSaham, pola garis kuning berperan penting untuk mengenali bagaimana perilaku pelaku pasar. Namun banyak investor yang menanyakan, garis kuning mana yang harus dilihat? Karena dalam canvas masing-masing saham tersedia tiga jenis grafik: overall pelaku pasar (atas), dana asing (tengah) dan intraday (bawah). Saat terbuka suatu canvas saham, pertama kali yang harus dilihat adalah seberapa partisipasi dana asing pada suatu saham. 

Terkonfirmasi! Harga akan Mengikuti Garis Kuning

Akhirnya terkonfirmasi, bahwa pada akhirnya, harga akan mengikuti garis kuning yang terus beranjak naik. Sesudah 1,5 tahun ini gebetSaham mengolah data transaksi seluruh saham, dapat lihat bersama bahwa kita bisa percaya diri untuk secara berkala menabung saham sejauh garis kuning membentuk pola akumulasi yang stabil.

Membership gebetSaham Terbuka untuk Umum

Inilah saatnya kita memantapkan langkah investasi di saham dengan menggunakan metode gebetSaham. Metode ini kini terbuka bebas bagi investor retail tanpa biaya, cukup melakukan registrasi di website gebetSaham. Pastikan menggunakan email yang aktif karena informasi login akan langsung seketika dikirimkan ke email. Jika tidak menerima email, pastikan dicek juga di folder spam/junk yaa.

Harapan Baru Investor Retail

Kami meyakini bahwa pasar modal adalah merupakan salah satu jalan yang memberikan peluang keuntungan investasi terbaik dalam jangka panjang bagi masyarakat investor. Namun demikian, berinvestasi dimanapun membutuhkan ilmu, dan ilmu berinvestasi saham sangatlah kompleks, ada fundamental analysis, technical analysis, semuanya membutuhkan ketekunan, disiplin dan jam terbang tinggi. Alhasil banyak investor retail individual yang banyak menjadi korban jebakan betmen, sekali dua kali mendapat keuntungan, namun lebih sering “nyangkut”.